YpbnII0FN1f46YefAvIEUSgpDWrBERS7WLQQkJGW

Menggembirakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah - M Muchlas Abror

Menggembirakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah - M Muchlas Abror


MENGGEMBIRAKAN CABANG DAN RANTING MUHAMMADIYAH

M Muchlas Abror

MUHAMMADIYAH, menurut Kalender Miladiyah, pada tanggal 18 November tahun ini, berumur 106 tahun. Sebab, Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912 M. Sedangkan dalam Kalender Hijriyah, Muhammadiyah, pada tahun 1440 H, berusia 109 tahun. Sebab, Muhammadiyah berdiri pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H. Adalah langka atau jarang di Indonesia ada organisasi berusia satu abad lebih. Apalagi keberadaannya masih terus berkiprah tanpa kenal lelah dan beramal nyata di antaranya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Muhammadiyah telah tersebar meluas di Indonesia. Bahkan, di luar negeri pun telah banyak berdiri dan dibentuk Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM). Amal usahanya pun terus bertambah dari waktu ke waktu disertai peningkatan kualitas. Namun, Muhammadiyah tidak boleh cepat berpuas dan berbangga diri. Sebab, cepat berpuas dan berbangga diri, Muhammadiyah akan menjadi terlena dan mandeg atau berhenti. Muhammadiyah, baik pimpinan, kader, maupun para anggotanya malah harus banyak bersyukur kepada Allah atas segala berkah dan rahmah-Nya selama ini. Apalagi Muhammadiyah sedang dalam suasana memperigati Miladnya yang ke-106.

Menyambut Milad Muhammadiyah tahun ini, penulis akan menggembirakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Sebab, Cabang dan Ranting Muhammadiyah memiliki posisi penting. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dalam mengemban misi Muhammadiah, berada di garis depan. Karena berhadapan langsung dengan para anggota dan masyarakat, maka PCM dan PRM merupakan ujung tombak Persyarikatan. Laksanakanlah tugas mulia itu dengan kegembiraan dan kesabaran. Insya Allah, segala yang berat akan terasa ringan.

Muhammadiyah adalah gerakan Islam, dakwah, amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah. ltulah identitas Muhammadiyah. PCM dan PRM mestilah memahami dan sejalan dengan identitas tersebut. Nah, dalam rangka itu, PCM hendaklah mempunyai kursus muballigh/muballighat dalam lingkungan Cabangnya. Kepentingannya banyak, baik ke dalam maupun keluar. Ke dalam, memberi tambahan ilmu, menyiapkan kader, dan mengisi pengajian ranting. Keluar, melayani masyarakat. Berangkat dari kursus muballigh/muballighat itu akan membuahkan hasil PCM dapat membentuk korps muballigh/muballighat Cabang. Sedangkan PRM selain mempunyai pengajian anggota Muhammadiyah, juga pengajian umum yang diprogram secara bagus. Ingat dan sadarilah! Pengajian anggota Muhammadiyah merupakan tugas pertama dan utama setiap PRM. Pengajian ini sekaligus untuk memakmurkan masjid.

Adalah baik bila PCM sering silaturrahim ke PRM dalam Cabangnya. Silaturrahim yang diprogram dan dilaksanakan secara baik besar manfaatnya bagi konsolidasi organisasi. Dalam silaturrahim itu PRM dapat melaporkan perkembangan, kemajuan kekurangan, dan kelemahan di Rantingnya. Sedangkan PCM dapat memantau apa yang ada pada tiap Ranting dalam Cabangnya. Selain itu, PCM melakukan pembinaan dan berikutnya dapat dilanjutkan dengan dialog. Sementara itu, PRM pun tidak tinggal diam, tetapi bergerak melakukan kunjungan silaturrahim kepada para anggota dalam Rantingnya. Melalui silaturrahim persaudaraan semakin erat dan bertambah akrab. Kesepahaman bersama menjadi terbangun. Mereka pun gembira dalam berta'awun.

PCM dan PRM hendaklah kreatif dan banyak inisiatif. Untuk menjadi Cabang dan Ranting yang kuat, maka orang-orang yang duduk di dalamnya memang harus demikian. Dari Cabang dan Ranting yang kuat itu diharapkan dapat melahirkan amal, karya, dan usaha unggulan. Dalam hal ini, PCM, misalnya, tiap tahun untuk memperingati Milad Muhammadiyah menyelenggarakan “lomba tertib organisasi, administrasi, dan amal karya Muhammadiyah". Lomba ini diikuti dan untuk menggembirakan Ranting dalam setiap Cabang. Para pemenangnya dapat hadiah menarik dan berharga.

Nah, mari kita sambut Milad Muhammadiyah ke-106, dengan menggembirakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Terus beramal karya nyata dengan ketulusan.

SUARA MUHAMMADIYAH 22 /103 I 16 - 30 NOVEMBER 2018
Halaman 17
Menggembirakan Cabang dan Ranting Muhammadiyah - M Muchlas Abror
Related Posts

Related Posts

Posting Komentar